Skip to main content
Melulu Kopi | Puisi tentang kopi cinta dusta dalam kopi vanila. Secawan kopi cinta tersaji bangga dipermukaan cangkir yang kutuang paduan warna dan rasa lalu  kutersenyum kepadamu seperti biasa hanya pada secangkir kopi ini aku mampu bicara.

Yuk kita simak simak saja puisi cinta dusta dalam kopi vanila karya Sri Astuty Asdi (kemilau mata bening) di bawah ini.

PUISI CINTA, DUSTA, DALAM KOPI VANILA
Karya : Srie Astuty Asdi

Secawan kopi asmara tersaji bangga
Elegan, paduan dua warna dan rasa
Tak terkira, kopi vanila kini telah lelah
Tatkala Sang Arjuna mulai berkilah

Hitam dan putih, satu teraduk
Kudiam menyaji, wajah merunduk
Lebur, dalam sajian seteguk
Kauseruput dengan sekali reguk

Kopi manis terhirup nista
Nikmat kaurasa, aku membara
Saat hangat kepul asap lesap
Hasrat pun hilang, asa menggelap

Kopi kuhidang beraroma wangi
Sepenuh cinta nan kasih kuberi
Namun ampas terakhir menyaksi
Menyisa pahit, sepahit rasa kaudustai

Kemilau Mata Bening
Makassar, 07 Desember 2016
----------------------

Demikianlah puisi tentang kopi cinta dusta dalam kopi vanila. Semoga puisi kopi dari Kemilau mata bening di atas menghibur dan bermanfaat bagi para pencinta kopi. simak juga puisi tentang kopi yang lain. di blog melulu kopi. Terima kasih sudah berkunjung, sampai jumpa di artikel kopi selanjutnya.

You Might Also Like: