Skip to main content
Melulu kopi | Sajak kopi pembicaraan kita sore itu. Puisi tentang kopi kali ini adalah sajak-sajak kopi yang mengendap dengan aroma khas menemani senja. sajak pembicaraan kita sore itu, dari serpihan seripihan kata kopi yang tersisip  didalam puisi ini, membuat sajak pembicaran kita sore itu, tak jauh dari kata kata kopi.


Bagamana cerita di balik rangkaian bait saja kopi ini yang di tulis oleh pujangga kopi, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja puisinya berikut ini

SAJAK PEMBICARAAN KITA SORE ITU 

antara b!r dan kopi
ada nyanyi
atau semacam tragedi
pada ketiadaan, juang dialamatkan
harapan jadi semacam do'a yang dilantunkan

hisap lagi kretekmu kawan
dan protes kita panjatkan
entah, kepada siapa?
Mungkin pada perut masing-masing
atau pada kesendirian

kita angkat cangkir kopi
pikiran melompat lintasi batas kedaulatan
menerabas aksara sejarah
sembari kusadari:
baru kali ini kulihat b1r dituang dalam cangkir kopi

persetan,
kunikmati yang ada padaku
kini atau nanti
sambil menunggu kau mabʋk
nanti, malam juga pasti datang
bikin jangkrik mendengkur
lalu kita pun kembali bertafakur

Yoe Volksrepubliek~bersajak dan melawan~

-Dari secangkir kopi sebait sajak.

Demikianlah sajak kopi pembicaraan kita sore itu, baca juga puisi kopi yang lain, yang di tulis oleh pujangga kopi, semoga saja kopi diatas dapat menghibur, terimaksih sudah menyimak sajian puisi dari blog melulu kopi.

You Might Also Like: